dikirimkan oleh : Briaz Fang | brizafang@ymail.com
Anugerah Orang Jelek
Gue pengen jadi orang
yang sederhana, simple, dan nggak neko-neko. Itu tweet gue barusan. Sejatinya
gue orangnya glamor, iri, cemburuan, suudzan, inti dari semuanya gue nggak
pernah bersyukur atas apa yang sudah diberikan oleh Tuhan. Gue nggak bisa jadi
diri gue sendiri. Ada saja keluhan yang gue keluhin. Ntah itu mata yang gede,
hidung
gede, bibir gede, bokong gede, semuanya lah. Untung susu gue nggak gede. Gue pengen itu, gue pengen ini, udah beli mahal-mahal akhirnya jadi nggak kepake. Karena apa? Karena gue liat orang lain pake sesuatu yang bagus dan gue pikir akan bagus juga jika gue pake. Itu karena gue selalu ingin jadi orang lain dan nggak bersyukur jadi diri sendiri.
gede, bibir gede, bokong gede, semuanya lah. Untung susu gue nggak gede. Gue pengen itu, gue pengen ini, udah beli mahal-mahal akhirnya jadi nggak kepake. Karena apa? Karena gue liat orang lain pake sesuatu yang bagus dan gue pikir akan bagus juga jika gue pake. Itu karena gue selalu ingin jadi orang lain dan nggak bersyukur jadi diri sendiri.
Masalahnya simple.
Gue belum menemukan jati diri gue yang sebenarnya. Yang gue tahu dari diri gue
cuma satu. Gue orangnya praktis dan nggak mau ribet. Kalau boleh minta sesuatu,
gue akan minta kantongnya Doraemon. Praktis kan, bawa barang apa aja, sebanyak
apa, segede apa, tinggal masukkin sana.
Gue juga kalo liat
orang ganteng terkadang bikin gue iri. Kenapa gue nggak seganteng dia. Kok gue
nggak bisa semanis dia. Naudzubillah dah punya sifat kayak gini. Untungnya, gue
sekarang udah mulai sadar. Bahwa jelek itu nggak selamanya bikin sial kok.
Sangat untung bahkan. Lo tahu Leo Sanjaya? Kiwil? Olga Syahputra? Ruben Onsu?
Ada apa dengan mereka?
Kita mulai dari Ruben
Onsu.
Yah, walaupun dia
nggak jelek-jelek amat tapi kita tahu dia punya sifat feminim yang lumayan.
Rada-rada rempong, tapi dia bisa menggaet Sezha Idris, Chika, yang dulu pernah
jadi pacarnya dan sekarang sedang pacaran sama Wenda dari Cherrybelle. Gila
kan?!
Lanjut ke Olga
Syahputra.
Walaupun dia cuma
punya satu mantan, tapi menurut gue itu amazing. Dia yang feminisme nya cukup
tinggi tapi bisa menggaet Jessica
Iskandar, cyin! Jessica Iskandar yang dulu gue nge-fans banget sama dia,
ternyata jadi pacarnya Olga!! Awsome tapi rada-rada crazy. Lo liat sendiri Olga
gayanya gimana tapi bisa ‘gandengan’ sama Jessica Iskandar. Tepuk tangan.
Kiwil. Nah, ini dia.
Komedian yang punya
gigi sejamban. Maju. Kebayang kan muka Kiwil gimana. Gue sih nggak mau
ngebayanginnya. Nah, dia udah punya istri dua, men! Ajaib! Istri pertama
namanya Rohimah. Udah tua, nggak terlalu beauty juga. Masih dalam tahap wajar.
Tapi yang kedua, beeehh... Nih liat.
Namanya Meggy. Nah,
istri keduanya ini cintaaaaaaa banget sama Kiwil. Dia ingin menggugat cerai
Kiwil tapi nggak jadi-jadi, soalnya galau, dia masih terlalu cinta sama Kiwil.
Yang terakhir adalah
Om Leo Sanjaya.
Ini yang paling
fenomenal menurut gue. Tahu Laura Basuki? Gue big fans-nya dia. Dia artis
tercantik di dunia menurut gue sekaligus istrinya Om Leo Sanjaya. Nggak
nyangka? Nggak nyangka?
But well, dari
orang-orang di atas gue jadi tahu satu hal yang penting dan sangat penting.
Bahwa cewek cantik jaman sekarang itu nggak mikir lagi soal tampang,
kelakuannya gimana, asal-usulnya darimana, dan usianya berapa yang penting
adalah karakter dan uang. Uang sih nomor dua, yang utama adalah karakter. Gue
nggak bilang orang_-rang di atas jelek tapi “kurang ganteng” atau “kurang
jantan”. Kalo lo merasa sangat ganteng tapi nggak punya karakter yang kuat,
plagiat dari orang lain, nggak percaya diri, dan nggak bisa jaga diri, cewek
mana yang mau sama lo. Ketampanan dan uang itu hanya bahagia di awalnya saja,
ujungnya pasti akan luntur dan runtuh.
Kebahagiaan sejati
itu bahagia yang datang secara lahir dan batin. Dari dalam dan luar. Dari sikap
dan sifat. Gue pernah baca dari sebuah blog seorang wanita cantik yang memilih
pria jelek sebagai pilihan hidupnya karena dia tidak perlu khawatir pasangannya
kan direbut wanita lain. Menurut kesimpulan gue, orang jelek ini fokus belajar
menaklukkan cinta, banyak melakukan eksperimen, terus mengembagkan karakter
sehingga bisa menaklukkan cewek-cewek cantik tanpa harus sibuk dan khawatir
akan ketampanannay. Selain hal yang udah gue sebutin di atas, skill speak juga
sangat dibutuhkan. Lo ganteng tapi kalo ngomong sama wanitu cantik
a..i..u..e..o.. karena terbata-bata, jangankan wanita cantik, yang jelek pun
gak bakalan terpikat sama lo. Intinya, tampan nggak selamanya jadi jaminan
gampang dapet pasangan. Thinking deep, go ahead. (fang)

+-+hariscyber4rtcrew.blogspot.com.jpg)

jadi semua orang itu berhak bahagia.. kita harus membenahi diri dari setiap pengalaman yang kita dapatkan baik dari orang lain maupun lingkungan sekitar
BalasHapusjadi mas briz fang ingin mengatakan pada kita semua kalau tampan juga tidak menjamin gampang dapat pasangannya yah :p
tak bisa di ungkapkan dengan kata kata :(
BalasHapusKeep posting :)
Hapusseharusnya kita tidak menghitung kekurangan..tapi bagaimana caranya mengubah kekurangan itu menjadi kelebihan :p
HapusKekurangan itu kelebihan yang tak/belum terlihat.
BalasHapusgimana kalau kurang terus? hha
Hapus